Panduan Terlengkap Membeli Hardware Komputer Rakitan

Cara Terlengkap Membeli Hardware Komputer Rakitan – Alhamdulillah sahabat pada waktu dinihari kembali saya akan memberikan update terbaru postingan kami dengan Judul Panduan Terlengkap Membeli Hardware Komputer Rakitan.Hardware Komputer Rakitan yang wajib Anda ketahui sebelum memulai membangun sebuah komputer custom. Apa saja yang perlu di perhatikan ketika Anda ingin membangun sebuah Komputer Rakitan? Bagaimanakah konfigurasi paling tepat antar komponen part hardware komputer?

Panduan Terlengkap Membeli Hardware Komputer Rakitan

Panduan Terlengkap Membeli Hardware Komputer Rakitan

 

Komputer Rakitan berbeda dengan komputer Build Up. Merakit sendiri sebuah komputer biasanya lebih riskan terhadap kesalahan konfigurasi hardware. Langkah awal bagi pemula adalah mencari panduan pembelian part hardware komputer supaya mendapatkan spesifikasi yang tepat. Simak penjelasan lebih lengkap di bawah ini!

Anda wajib membaca keseluruhan artikel. Ada point-point penting yang tidak boleh terlewatkan dalam setiap paragraf dan saling berhubungan.

Panduan Terlengkap Membeli Hardware Komputer Rakitan sebagai berikut :

1. Menentukan Basis Komputer

Komputer Rakitan seperti apa yang Anda inginkan? Office kah ? atau Gaming kah? Kedua-duanya tetap membutuhkan perencanaan. Pertama yang perlu Anda tentukah adalah kegunaan dari komputer yang ingin Anda bangun. Jika Anda menggunakan komputer untuk pekerjaan ringan, seperti design grafis 2 dimensi, surat menyurat dan browsing. Anda tidak perlu komputer dengan spesifikasi tinggi yang notebenenya membutuhkan Budget lumayan menguras kantong. Jadi hal pertama adalah menentukan kegunaan komputer Anda.

2. Central Processing Unit (CPU)

Processor apa yang ingin Anda gunakan? Ada 2 merk prosesor yang harus Anda tentukan. AMD atau Intel. Hal ini bisa Anda tentukan berdasarkan fungsi komputer dan budget yang Anda miliki. Kedua prosesor tersebut memiliki kualitas yang hampir sama. Kembali lagi kepada fungsi dan budget tadi.

a. Kelebihan dan Kekurangan Processor Intel

  1. Performa yang mumpuni
  2. Lebih hemat daya
  3. Sudah mendukung Memory DDR4
  4. Tidak terlampau panas
  5. Memiliki harga yang lumayan mahal

b. Kelebihan dan Kekurangan Processor AMD

  1. Memiliki performa yang mumpuni
  2. Harga lebih murah untuk performa yang sama dengan merk Intel
  3. Lebih boros daya
  4. Agak sedikit panas

3.Storage Hardware Penyimpanan

Muncul pertanyaan. Mengapa Storage di posisi kedua? Mungkin kebanyakan orang memposisikan perangkat penyimpanan di posisi ke-lima atau ke-enam. Tetapi berdasarkan pengamatan Gamerindo, Storage adalah komponen nomor 2 yang harus diperhatikan. Kok bisa?

Anda mungkin pernah atau bahkan sering melihat task manager windows. Jika menggunakan HDD Anda bisa lihat bahwa hardware komputer yang hampir 100% digunakan terus adalah bagian penyimpanan. Kenapa bisa begitu? Jika Anda melihat kecepatan tranfer data pada saat mengcopy sebuah file, maka kecepatannya antara 20 – 50 Mbps, tidak stabil dan naik turun. Hal ini dikarenakan HDD masih menggunakan piringan manual. Pada saat bekerja membaca dan menulis Disc HDD harus berputar terlebih dahulu.

Nah… untuk meningkatkan performa transfer data tersebut yang Anda butuhkan adalah sebuah perangkat penyimpanan yang stabil dan memiliki kecepatan baca/tulis tinggi. Solid State Drive. SSD jenis penyimpanan yang tidak menggunakan Disc seperti HDD. SSD mirip dengan system memory card. Namun memiliki performa yang lebih baik.

Kalau Anda ingin menggunakan SSD, perlu chipset yang mumpuni untuk mendapatkan performa yang maksimal. Apalagi sekarang sudah ada teknologi interface SSD terbaru. PCIe M.2. Dengan kecepatan hingga 10X lipat dari kecepatan SSD Sata III. Pelajari lebih lanjut tentang Teknology Terbaru M.2 pada SSD.

4. Fitur Overclock atau Standar

Jika Anda ingin membangun komputer standar Anda lewatkan point ini. Namun, jika Anda ingin menggunakan figur overclock yang perlu Anda perhatikan adalah motherboard dan Processor. Agar lebih mudah menggunakan fitur OC gunakan chipset seri Z dan prosesor seri K untuk prosesor Intel. Misal Intel Core i7 4790K dipadu dengan Mobo AsRock chipset Z97 LGA 1150.

5. Socket dan Chipset Motherboard

Setelah menentukan jenis storage yang ingin Anda gunakan, langkah selanjutnya adalah memilih socket dan chipset mainboard. Jika point kedua Anda memilih HDD sebagai drive system. Jangan buang-buang uang untuk membeli Socket atau Chipset berkelas. Apalagi Anda menggunakan prosesor high End. Gamerindo pastikan HDD akan kewalahan mengimbangi performa CPU yang Anda gunakan tersebut.

6. Random Access Memory (RAM)

Setelah Anda menentukan keempat point di atas, Anda tinggal memilih jenis memory. Jika mobo memiliki interface DDR3 ya pasang memory DDR3 jangan pasang memory DDR4. Hehehe… Hal yang perlu di perhatikan adalah dalam memilih memory adalah:

  • Interface Memory
  • Fitur Overclock atau Standar
  • Dual Channel atau Single Channel
  • Kecepatan Memory
  • Kapasitas maksimal yang mampu di tampung moboJeda waktu time latency

Penjelasan lengkap tentang Memory
Jika Anda tidak ingin fitur OC, jangan beli memory overclock. Maksudnya? Misal memory DDR3 kecepatan standar 1600 Mhz. Jika Anda membeli memory DDR3 3200 Mhz, pada mode standar memory akan berjalan dengan kecepatan standar 1600 Mhz, jadi sia-sia saja. Memory tidak digunakan secara maksimal padahal memory OC harganya lebih mahal. Memory akan berjalan full 3200 Mhz jika di overclock.

7. Graphic Processing Unit (GPU)

Mengapa Graphic Card di letakkan di bagian bawah? Gamer protes. Hehehe… Tenang jawaban Gamerindo pasti memuaskan untuk para Gamer. VGA adalah komponen komputer paling Fleksibel. Artinya bisa digunakan dan support hampir semua konfigurasi komputer rakitan. Mau itu CPU intel atau AMD, Memory DDR3 atau DDR4, FM2 atau LGA 775, HDD atau SSD, tidak berpengaruh untuk VGA, semuanya cocok. Yang penting mobo punya PCIe. Apa itu PCIe?.

Lain halnya kalau Anda menggunakan VGA high End seperti Nvidia GTX 980 Ti, Titan dan ATI R9 390. Anda wajib menggunakan part komputer rakitan kelas atas juga agar performa maksimal. Apalagi kalau sudah bicara tentang SLI atau Crossfire VGA kelas atas.

8. Power Supply (PSU)

Mungkin bagi sebagian orang PSU adalah komponen yang kurang penting. Paradigma salah yang berkembang tentang PSU adalah yang penting Watt nya. Semakin besar watt semakin bagus. Begitu kata penjual yang tidak tahu tentang PSU. Hehehe…

Hal di atas tentu saja sangat salah. PSU bukan tentang berapa besar daya, tetapi berapa besar effisiensinya. Daya di tentukan berdasarkan kebutuhan seluruh hardware pada komputer rakitan.

9. Komponen Lainnya

Komponen lain seperti Optical Drive, Case, Monitor, Keyboard, Mouse, dan lain-lain sesuaikan saja dengan budget Anda.

Demikianlah artikel tentang Panduan Terlengkap Membeli Hardware Komputer Rakitan, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3x, dan sampai ketemu lagi pada update artikel terbaru lainnya bersama dengan kami di it-artikel.com

Panduan Terlengkap Membeli Hardware Komputer Rakitan | admin | 4.5
Leave a Reply